Scrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace Layouts

Selasa, 20 September 2011

SELINGKUH DI SEPUTAR GEREJA

 
Selingkuh saat ini merupakan komoditi utama, komoditi prima. Bagi pencari berita, perselingkuhan punya harga jual tinggi, terutama jika pelakunya adalah "public figure" entah di lapisan selebritis maupun papan atas panggung politik. Bagi orang-orang licik, perselingkuhan diasah menjadi peluru untuk membunuh tuannya bagi saingan yang merepotkan.Untuk orang awam, selingkuh bisa dibayar dengan sederhana;selingkuh dibayar selingkuh atau perceraian dan paling parah bacok-bacokkan antara peselingkuh. Lalu bagi umat Kristen, perselingkuhan?Jangan menilai sebelah mata, jangan naif.Karena setiap manusia memiliki kelemahan yang membuatnya melakukan hal-hal yang salah.Siapapun.
Perselingkuhan di seputar Gereja?Percaya atau tidak?
1. Perselingkuhan antar jemaat
2. Perselingkuhan antar pelayan TUHAN
3. Perselingkuhan antara jemaat dan pelayan TUHAN

Semua kemungkinan di atas bisa terjadi jika hubungan dalam jemaat tidak lagi diwarnai kasih yang sesungguhnya yaitu untuk saling menghargai satu sama lain, untuk saling menghargai dan menghormati keluarga orang lain. Namun hanya kesukaan yang didasari kesamaan kepentingan pribadi atau memang pelarian atau penyakit menular adalah alasan yang tersamarkan sebagai pembenaran. Untuk selingkuh tidak perlu alasan karena trlalu banyak kerugian jika melakukannya, terutama merugikan orang lain, anak isteri...bahkan pendustaan terhadap sakramen pernikahan.

Media sudah cukup memberi gambaran akibat perselingkuhan secara komplit. Kalau ingin mencari ketenaran, sebaiknya mencari cara yang lebih terhormat.
 
tulisan ini hanya wacana, tidak untuk menyinggung perasaan atau kelompok tertentu.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar