By. Samuel S
Baca :1 Korintus 10 Saat menghadapi masalah, umumnya manusia menganggap bahwa dirinya adalah orang yang paling menderita, padahal sebenarnya setiap orang memiliki masalahnya sendiri. Keberadaan masalah dalam hidup kita harus dihadapi dengan mengandalkan kekuatan dari Tuhan.
Pengalaman hidup bangsa Israel merupakan pelajaran yang penting bagi kehidupan kita. Saat menghadapi masalah, seperti tidak ada air atau tidak ada makanan, bangsa Israel sering beranggapan bahwa masalah yang mereka hadapi amat besar dan tidak mungkin bisa diatasi, padahal Tuhan telah menolong mereka menghadapi berbagai masalah yang lebih besar. Misalnya, saat mereka dikejar oleh pasukan Firaun, di depan mereka terbentang Laut Teberau yang tak mungkin mereka seberangi karena tidak ada alat transportasi air yang bisa dipakai oleh ratusan ribu orang pada saat itu. Dalam keadaan seperti itu, Allah membelah Laut Teberau itu, dan mereka bisa melewati Laut Teberau seperti mereka melewati daratan. Dengan kuasa Tuhan, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. Sekalipun mereka telah sering mengalami pertolongan Tuhan yang luar biasa, mereka sering melupakan Tuhan dan berbalik kepada berhala-berhala yang tidak bisa menolong, sehingga mereka harus menghadapi hukuman Tuhan.
Dengan bercermin pada pengalaman bangsa Israel, kita harus menyadari bahwa masalah-masalah yang kita hadapi adalah masalah biasa. Allah telah menolong kita sehingga kita bisa melewati berbagai masalah dalam hidup kita. Seharusnya kita selalu percaya bahwa dalam menghadapi masalah apa pun, Allah itu setia dan Ia tidak akan membiarkan kita menjadi tidak berdaya dalam menghadapi masalah. Bila kita bersandar kepada Allah, Dia pasti akan menolong kita. [P]
1 Korintus 10:13“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, …. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
GBU
Baca :1 Korintus 10 Saat menghadapi masalah, umumnya manusia menganggap bahwa dirinya adalah orang yang paling menderita, padahal sebenarnya setiap orang memiliki masalahnya sendiri. Keberadaan masalah dalam hidup kita harus dihadapi dengan mengandalkan kekuatan dari Tuhan.
Pengalaman hidup bangsa Israel merupakan pelajaran yang penting bagi kehidupan kita. Saat menghadapi masalah, seperti tidak ada air atau tidak ada makanan, bangsa Israel sering beranggapan bahwa masalah yang mereka hadapi amat besar dan tidak mungkin bisa diatasi, padahal Tuhan telah menolong mereka menghadapi berbagai masalah yang lebih besar. Misalnya, saat mereka dikejar oleh pasukan Firaun, di depan mereka terbentang Laut Teberau yang tak mungkin mereka seberangi karena tidak ada alat transportasi air yang bisa dipakai oleh ratusan ribu orang pada saat itu. Dalam keadaan seperti itu, Allah membelah Laut Teberau itu, dan mereka bisa melewati Laut Teberau seperti mereka melewati daratan. Dengan kuasa Tuhan, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi. Sekalipun mereka telah sering mengalami pertolongan Tuhan yang luar biasa, mereka sering melupakan Tuhan dan berbalik kepada berhala-berhala yang tidak bisa menolong, sehingga mereka harus menghadapi hukuman Tuhan.
Dengan bercermin pada pengalaman bangsa Israel, kita harus menyadari bahwa masalah-masalah yang kita hadapi adalah masalah biasa. Allah telah menolong kita sehingga kita bisa melewati berbagai masalah dalam hidup kita. Seharusnya kita selalu percaya bahwa dalam menghadapi masalah apa pun, Allah itu setia dan Ia tidak akan membiarkan kita menjadi tidak berdaya dalam menghadapi masalah. Bila kita bersandar kepada Allah, Dia pasti akan menolong kita. [P]
1 Korintus 10:13“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, …. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”
GBU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar