LUKAS 16:13 Seorang hamba tidak
dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci
yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang
seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi
kepada Allah dan kepada Mamon.” 16:14 Semuanya itu didengar oleh
orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu membenarkan diri di hadapan
orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia,
dibenci oleh Allah.
Poligami adalah bukti betapa kerasnya
hati manusia untuk tidak pernah setia baik kepada manusia maupun kepada
ALLAH juga. Banyak cara membenarkan diri dengan meniru para Hamba Tuhan
(NABI) di masa Perjanjian Lama (Alkitab). Namun, semua itu dicela oleh
Tuhan Yesus, karena kedegilan hati manusialah makanya Nabi Musa
mengizinkan orang-orang Israel demikian. Ini bagaikan upaya melegalkan
perzinahan, mereka berdalil “ah, dari pada berzinah, lebih baik kawin
lagi”. Padahal ketika and amengambil sikap menikah lagi, saat itu juga
anda telah menyakiti hati istrimu yang diberikan Tuhan Kepadamu.
Apakah saudara menemukan sesuatu yang
indah dalam sikap manusia yang “Mendua hati” ? Yaitu menduakan perasaan
kasih yang sesungguhnya kasih yang murni adalah kasih yang setia, yang
merupakan salah satu sifat ALLAH dalam Yesus Kristus. Hasil Polling
survey diseluruh dunia pun menunjukkan bahwa wanita yang dimadu 100%
sakit hati. Apakah Allah mengizinkan para wanita yang dimadu oleh
suaminya itu untuk disakiti? Tidak sama sekali, Allah kita tidak
menghendaki demikian.
Apa yang dikagumi oleh manusia, dibenci
oleh Allah, karena hati manusia terpaut pada kegamuman di dunia ini.
Jika kita menganggumi seorang artis (public Figure) dan mengikuti cara
hidupnya dan meninggalkan cara Allah (Firman Allah), maka kita adalah
barisan orang-orang yang dibenci oleh ALLAH.
Mana kesetiaanmu ? orang yang mendua hati tidak mendapatkan ketenangan dalam hidupnya!
► 09/11 - 09/18 (28)
► 09/11 - 09/18 (28)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar